Leo Travel 2 - шаблон joomla Joomla
Pura Pegulingan is built in Caka year 1100 (1178 C) by King Masula Masuli. The location of the temple is in Basangambu Tampak Siring Gianyar regency. This
Located just 10 minutes outside of Ubud in Bali, Goa Gajah is a significant Hindu archaeological site. Goa Gajah is locally known as the Elephant Cave because of
Gunung Kawi Tampaksiring terletak di Banjar Penaka, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Candi Gunung Kawi merupakan situs arkeologi berupa candi yang dipahatkan pada dinding batu di
Tirta Empul is located in the upper course of pakerisan rive, Manukaya Vilage Tampaksiring Sub district Gianyar Regency.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Taman Wisata Lembu Putih Taro

 

 

 

 

Desa Taro adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Letaknya yang dekat dengan daerah Kintamani membuat suhu di Taro sangat sejuk dikala siang maupun malam hari, ini juga di dukung dengan pepohonan yang masih terjaga kelestariannya, karena disini masih banyak lahan yang di gunakan sebagai lahan pertanian. Dengan letak geografis yang mendukung, sekarang masyarakat Desa Taro sangat antusias untuk menjadikan wilayah ini menjadi desa wisata.

Selain kondisi alam yang masih harmonis, Desa Taro memiliki satu keunikan yang tak dimiliki desa lain di Bali yakni dengan adanya sapi putih/Lembu Putih yang dianggap keramat. Masyarakat Desa Taro, terutama warga Desa Pakraman Taro Kaja sangat meyakini kesucian hewan ini. Bahkan mereka tak berani memelihara secara pribadi apalagi membunuh hewan suci tersebut. Seandainya ada sapi putih yang lahir dari sapi peliharaannya, ketika mencapai umur enam (6) bulan pasti diserahkan pada Desa untuk merawat. Intinya sapi tersebut diperlakukan istimewa, demikian pula dengan keturunan sapi putih tersebut, meskipun lahir berwarna lain.

 

 

 

 

 

 

 

Selain disucikan lembu putih ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pelengkap (saksi) upacara di Bali yaitu Ngasti (dan yang setingkat dengan upacara itu). Lembu (Sapi) Putih ini dibawa ke tempat upacara dan oleh penyelenggara upacara dituntun mengelilingi areal atau tempat upacara sebanyak tiga kali. Upacara ini disebut denganPurwa Daksina.

Keunikan dari Lembu Putih ini membuat masyarakat Taro Kaja ingin menjadikan sebagai salah satu daya tarik wisata yang dimaksudkan untuk menjaga kelestarian dari lembu ini dan memperkenalkannya ke masyarakat luas. Kini kawasan wisata Lembu Putih sudah berbenah dengan lebih menata kandang yang dipakai untuk merawat dan memelihara lembu putih serta taman-taman disekitar sudah dipelihara sehingga tempat ini sangat cocok digunakan sebagai tempat edukasi bagi anak-anak untuk mengenal lebih jauh hayati yang ada. Tempat ini juga baik dipergunakan untuk tempat berekreasi dengan lahan luas disertai view yang bagus dan suasana yang sejuk.

 

 

 

Login to post comments
In legends, Legong is the heavenly dance of divine nymphs. Of all classical Balinese dances, it...
What makes the Kecak special is that the accompanying music is provided by the human voice, the...
Sidakarya mask is part of the mask dance performances that accompanied the ceremony in Bali...
Barong is probably the most well known dance. It is also another story telling dance, narrating...

Photo Tour

photo_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tour

Contact us

 Gianyar Government Tourism Office

Jln. Ngurah Rai, Gianyar - Bali - Indonesia (0361) 943554 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.