Leo Travel 2 - шаблон joomla Joomla
Pura Pegulingan is built in Caka year 1100 (1178 C) by King Masula Masuli. The location of the temple is in Basangambu Tampak Siring Gianyar regency. This
Located just 10 minutes outside of Ubud in Bali, Goa Gajah is a significant Hindu archaeological site. Goa Gajah is locally known as the Elephant Cave because of
Gunung Kawi Tampaksiring terletak di Banjar Penaka, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Candi Gunung Kawi merupakan situs arkeologi berupa candi yang dipahatkan pada dinding batu di
Tirta Empul is located in the upper course of pakerisan rive, Manukaya Vilage Tampaksiring Sub district Gianyar Regency.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Terpilihnya Jegeg Bagus, Duta Pariwisata Kabupaten Gianyar 2017

Sabtu, ( 29/4 ) bertempat di Open Stage Balai Budaya Gianyar, telah dilaksanakan Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus, Duta Pariwisata Kabupaten Gianyar 2017 yang dihadiri Bupati Gianyar A.A. Gde  Agung Bharata, Ketua DPRD Kabupaten Gianyar, Jajaran Pejabat dilingkungan OPD Kabupaten Gianyar, Undangan, Para Supporter dari masing-masing finalis serta masyarakat Gianyar, dan terpilihlah Ni Kadek Sukma Apti Pertiwi (17) siswa SMAN 1 Gianyar (DOSMAN) asal Tegallalang dan Putu Dipta Priyatna (20) yang saat ini menempuh pendidikan di Universitas Pendidikan Ganesha asal Padangtegal Ubud. 

 

 

 

Terpilihnya mereka sebagai Jegeg Bagus Gianyar 2017 tidak terlepas dari usaha keras mereka dalam tahap seleksi dan karantina, mereka bersaing dengan 9 pasang Jegeg Bagus di tahap 10 besar, adapun saingan mereka adalah Putu Frisca Devinta Astina Putri (19) asal Sukawati, I Gusti Ayu Janadewi (19) asal Payangan, Ni Wayan Ari Wulansari (17) asal Ubud, Ni Luh Ayu Mahetria (16) asal Gianyar, Ni luh Putu Pratiwi (21) asal Payangan, Ni Kadek Budi Sintya Wati (21) asal Tampaksiring, Ni Kadek Andri Wiastini Putri (19) asal Sukawati, Shelviani Candra (21) asal Gianyar, Nian Elly Ariessi (21) asal Sukawati untuk peserta Jegeg, dan untuk peserta Bagus antara lain Pande Putu Yogi Arista Pratama (20) asal Gianyar, I Made Restu Praja Wismartha (19) assal Sukawati, Dewa Bagus Oka Damara (20) asal Sukawati, Putu Risky Dewanta (17) asal Sukawati, Kadek Suwardana (17) asal Blahbatuh, Kadek Dias Aditya (19) asal Sukawati, Pande made Calvin Agastya K.D ( 18) asal Gianyar, Cok Gede Nata Wasistha ( 20) asal Tampaksiring, I Wayan Gede Mudita Pradhana (19) asal Sukawati.

Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata  dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap kegiatan ini bisa dijadikan media untuk melahirkan generasi muda yang mampu mensosialisasikan pariwisata Gianyar di kancah dunia. Apalagi kegiatan ini dihadiri Mojang Jajaka Kota Bandung, Dimas Diajeng Kota Sleman, Jegeg Bagus Se-Bali serta Duta Pariwisata dari kegiatan lain. “Selamat kepada para pemenang dan ingatlah juara bukan tujuan utama,” ucap A.A. Gde Agung Bharata. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar A.A Bagus Ari Brahmanta, SE mereka berdua memang sangat pantas dinobatkan sebagi Jegeg Bagus Gianyar 2017 karena mereka mampu menjawab semua pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh para Dewan Juri dan dinilai mampu menjadi yang terbaik menyisihkan ke 9 pasang saingan terbaik di 10 besar.

Pemilihan Jegeg Bagus Gianyar sudah menginjak ke-13 dan pemilihan ditahun ini mengusung tema “ DIVA BHAWANA DUTA PUSAKA” adapun pengertian dari tema tersebut adalah generasi muda yang dipercaya melestarikan warisan warisan leluhur sehingga mampu bersinar atau menjangkau ke ranah Nasional dan Internasional, guna memperkokoh nilai harmoni dan humanisme. Terpilihnya Jegeg Bagus Gianyar 2017 tidak terlepas dari peran para dewan juri dan para narasumber yang memberikan mereka masukan maupun materi-materi untuk menambah wawasan serta pengetahuan para finalis, adapun dewan juri saat pemilihan tersebut antara lain Dr. Ir. Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si ( Parktisi Pariwisata), Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt ( Akademi Budaya ), Dr. I Wayan Mertha, SE, M.Si (Akademisi Pariwisata), Tjokorda Gde Abinanda Sukawati, SE (Designer), Bintang Mira Afriningrum (Designer) Ni Kadek Winnie Kaori Intan Mhkota, SE (Enterpreneur), Kadek Ridoi Rahayu, S.KM, MPH (Jegeg Gianyar 2009), Komang Rahayu Indrawati, S.Psi, M.Si (Psikolog), Ni Nyoman Ayu Andriani, S.H, M.H (Kepala Bidang pada Dinas Pariwisata Provinsi Bali), dan para narasumber antara lain Dr. Ir. Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si, A.A Bagus Ari Brahmanta, SE,  Dr. I Wayan Mertha, SE, M.Si, Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt, Ir. I ketut Witarka Yudiata, MT, Komang Rahayu Indrawati, S.Psi, M.Si, A.A. Gede Putra K.P Dalem, SE, M.Par, Kadek Ridoi Rahayu, S.KM, MPH.

 

 

 

Login to post comments
In legends, Legong is the heavenly dance of divine nymphs. Of all classical Balinese dances, it...
What makes the Kecak special is that the accompanying music is provided by the human voice, the...
Sidakarya mask is part of the mask dance performances that accompanied the ceremony in Bali...
Barong is probably the most well known dance. It is also another story telling dance, narrating...

Photo Tour

photo_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tour

Contact us

 Gianyar Government Tourism Office

Jln. Ngurah Rai, Gianyar - Bali - Indonesia (0361) 943554 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.