Leo Travel 2 - шаблон joomla Joomla
Pura Pegulingan is built in Caka year 1100 (1178 C) by King Masula Masuli. The location of the temple is in Basangambu Tampak Siring Gianyar regency. This
Located just 10 minutes outside of Ubud in Bali, Goa Gajah is a significant Hindu archaeological site. Goa Gajah is locally known as the Elephant Cave because of
Gunung Kawi Tampaksiring terletak di Banjar Penaka, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Candi Gunung Kawi merupakan situs arkeologi berupa candi yang dipahatkan pada dinding batu di
Tirta Empul is located in the upper course of pakerisan rive, Manukaya Vilage Tampaksiring Sub district Gianyar Regency.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Rapat Penataan Destinasi Ceking Rice Terrace

Selasa, 2 Oktober 2018 bertempat di aula Kantor Camat Tegalalang.
Kepala Dinas Pariwisata Gianyar memimpin langsung rapat dengan tujuan untuk membahas dan mencari titik temu masalah yang ada di destinasi wisata Ceking. Ada beberapa laporan dari guide dan industri pariwisata yang masuk ke Dinas Pariwisata antara lain, pertama masalah pungutan liar di destinasi wisata ceking, kedua tentang kemacetan disepanjang jalan ceking dan sekitarnya akibat parkir di badan jalan, ketiga mengenai penataan lingkungan, pembangunan, kebersihan destinasi wisata maupun keberaihan toilet, keempat tumbuhnya usaha jasa dan daya tarik wisata yang tidak berijin.

Selasa, 2 Oktober 2018 bertempat di aula Kantor Camat Tegalalang.
Kepala Dinas Pariwisata Gianyar memimpin langsung rapat dengan tujuan untuk membahas dan mencari titik temu masalah yang ada di destinasi wisata Ceking. Ada beberapa laporan dari guide dan industri pariwisata yang masuk ke Dinas Pariwisata antara lain, pertama masalah pungutan liar di destinasi wisata ceking, kedua tentang kemacetan disepanjang jalan ceking dan sekitarnya akibat parkir di badan jalan, ketiga mengenai penataan lingkungan, pembangunan, kebersihan destinasi wisata maupun keberaihan toilet, keempat tumbuhnya usaha jasa dan daya tarik wisata yang tidak berijin. Dari semua masalah yang saya uraikan tadi, hal itu memiliki dampak yang sangat luar biasa bagi keberlangsungan destinasi dan tingkat kunjungan wisatawan ke Ceking itu sendiri. Beliau juga menginginkan agar di destinasi wisata Ceking dikelola dengan baik oleh pihak pengelola seperti adanya aktifitas budaya, menanam padi, menuai padi, mencangkul yang masih dilakukan secara alami, dulu masterplan dari badan pengelola bahwa tidak akan ada bangunan yang berupa beton di daerah Ceking, namun apa yang ada saat ini, sangat banyak bangunan permanen yang berada disana. Dikesempatan tersebut Bapak Camat Tegalalang juga menyampaikan bahwa beliau sangat mendukung apa yang telah disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata bawasannya destinasi wisata Ceking hendaknya memiliki ijin yang jelas dan berada di bawah naungan yang sudah memiliki ijin agar kedepan tidak dibilang pungutan liar dan tidak menjadi masalah yang besar dikemudian hari. Harapan kedepan Bapak Camat Tegalalang setelah terbentuknya nanti badan usaha pengelola agar destinasi satu pintu, tidak boleh didalamnya ada pungutan-pungutan liar lagi, sehingga jelas dan transparan kerjasama antar pemerintah dengan desa pengelola destinasi wisata. Wakil saber pungli (Diposisi Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gianyar) juga angkat biacara pada kesempatan yang baik ini, beliau berbicara sangat tegas akan segera menindak para pelaku pungli di destinasi wisata ceking, beliau juga menekankan kepada pengelola dan penyedia jasa pariwisata untuk mengurus ijin agar kedepannya semua destinasi dan penyedia jasa memiliki ijin yang jelas. Perwakilan dari Polres Gianyar mengatakan bahwa pungutan yang dilakukan oleh desa yang berupa danapunia atau donasi juga mempunyai regulasi, aturan dan undang-undang. Kalau masalah dana punia di desa adat merupakan suatu keikhlasan para wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata bukan pemaksaan dengan tarif tertentu, ini juga merupakan pungutan liar dan bisa dipidanakan. Ketua Badan Pengelola destinasi Ceking yang baru melontarkan beberapa statements bawasannya beliau sangat mengapresiasi rapat pada hari ini, kemudian beliu juga sangat bersyukur telah deberikan peninggalan yang sangat luar biasa oleh leluhur masyarakat Ceking. Badan pengelola Ceking dibentuk bertujuan untuk mengendalikan seluruh aktifitas yang berlangsung di destinasi tersebut, dengan terbentuknya badan pengelola maka akan lebih mudah mengendalikan pembangunan-pembangunan dan akan lebih bisa menata deatinasi agar kedepan menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan. Pembuatan kantong parkir di destinasi juga akan segera di bangun, akan tetapi lokasi yang dipilih akan sedikit jauh dari destinasi mengingat tidak adanya lahan kosong lagi di area destinasi, namun beliau akan menyiapkan suttle transpor agar para wisatawan tidak jauh berjalan menuju destinasi Ceking itu sendiri. Beliau juga sangat mengutuk kegiatan pungutan liat di destinasi Ceking tersebut, beliau meminta kepada pihak yang terkait jika memang itu merupakan tindankan pidana, silahkan proses oknum-oknum yang melakukan kegiatan pungli tersebut.

Login to post comments
In legends, Legong is the heavenly dance of divine nymphs. Of all classical Balinese dances, it...
What makes the Kecak special is that the accompanying music is provided by the human voice, the...
Sidakarya mask is part of the mask dance performances that accompanied the ceremony in Bali...
Barong is probably the most well known dance. It is also another story telling dance, narrating...

Photo Tour

photo_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tour

Contact us

 Gianyar Government Tourism Office

Jln. Ngurah Rai, Gianyar - Bali - Indonesia (0361) 943554 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.