Leo Travel 2 - шаблон joomla Joomla

 

 

 

Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar bekerjasama dengan Amarawati Art Community, Desa Pakraman Tengah/Kawan Tampaksiring serta dukungan penuh dari unsur Muspika Tampaksiring, akan menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pariwisata International Tahun 2016.

Berawal dari ide masyarakat untuk mengadakan suatu event di Tampaksiring, Pemerintah mengapresiasi keinginan masyarakat dan komunitas perupa Amarawati Art Comunnity Tampaksiring didalam menggali kembali peninggalan budaya yang pernah ada di Tampaksiring melalui bentuk Tampaksiring Heritage Festival yang bertemakan ‘One Day To Know Tampaksiring and Tampaksiring Ancestor Heritage’.

Festival ini akan diselenggarakan pada Sabtu, 8 Oktober 2016 yang bertempat di Wantilan Jaba Pura Dalem Agung Desa Pakraman Tengah Kawan Tampaksiring mulai dari pukul 07.30 Wita s/d selesai. Tujuan dari Festival ini untuk mempromosikan obyek wisata di aliran DAS Pekerisan dan Petanu, mempertahankan dan menggali potensi budaya daerah sebagai penunjang pariwisata Gianyar, memberikan motivasi, kesempatan dan ruang secara luas kepada masyarakat untuk menunjukan karya seni dan potensi dimiliki dan menunjukkan keanekaragaman potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Gianyar.

 

 

 

Di Desa Adat Batuan terdapat sebuah Pura Puseh yang sangat indah dan artistik. Pura yang berdiri megah disisi utara Desa Batuan secara Adminitratif terletak di Banjar Tengah, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Pura Puseh Desa Batuan selain memancarkan getaran spiritual yang tinggi juga memiliki perjalanan sejarah yang sangat panjang, dan didalamnya terdapat peninggalan purbakala berasal dari masa prasejarah. Datangnya pengaruh budaya Hindu ke Bali menjadikan batu-batu alam yang ada di pura ini sebagai tempat pemujaan, baik kepada nenek moyang maupun memuja Dewa-Dewa secara Agama Hindu.

Banyak bangunan cagar budaya yang ada di Bali, keberadaannya berkaitan erat dengan perjalanan sejarah dan tatanan kehidupan masyarakat Bali. Disebutkan dalam sebuah prasasti bahwa Pura Puseh Batuan dibangun sekitar tahun saka 944 (1020 M) pada jaman pemerintahan Raja Paduka Aji Sri Dharmawangsa Wardhana dari Dinasti Warmadewa. Sebuah peninggalan bangunan kuno dan masih lestari sampai sekarang ini, memiliki latar belakang sejarah sudah berumur hampir mencapai seribu tahun dan nilai artistik tinggi, getaran aura magis sangat terasa bagi orang-orang yang menekuni dunia spiritual dan hal-hal unik, ini semua membuat Pura Puseh ini menjadi Pura spesial bagi wisatawan, sehingga dijadikan objek wisata yang diminati oleh wisatawan dan sering dikunjungi dalam agenda tour di Bali.

Astra mengadakan program Astra Green Lifestyle yang merupakan salah satu bagian dari program tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup serta mendukung kampanye ramah lingkungan dengan kegiatan lomba lari 13 K dan 6 K yang disebut dengan Astra Green Run. Program ini diselenggarakan bertujuan untuk mengubah mindset dan mengajak masyarakat untuk lebih sadar dan memiliki gaya hidup yang berwawasan lingkungan. Lari diadakan pada Minggu, 2 Oktober 2016 diikuti oleh kurang lebih 750 pelari yang berasal dari 17 negara yaitu, Australia, Austria, Belgia, Kanada, Perancis, Jerman, Hungaria, Indonesia, Jepang, Kenya, Belanda, Filipina, Rusia, Singapura, Inggris, Amerika Serikat dan Vietnam.

Rute yang diambil dengan start dan finish di Wisata Lembu Putih melewati Br. Taro Kaja, Pakuseba dan Puakan Desa Taro Tegallalang. Tidak seperti lomba lari pada umumnya, para peserta AGR Bali melintasi rute yang tidak biasa, mereka akan melewati trek yang naik turun, mulai dari kontur aspal, jalan tanah hingga kerikil berpasir untuk menciptakan suasana seru dan menantang secara bersamaan. Yang lebih menarik lagi, Astra mengajak seluruh pelari untuk mencintai lingkungan, dengan cara setiap satu pelari mewakili satu pohon yang akan ditanam Astra.

 

 

 

 

Desa Taro adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Letaknya yang dekat dengan daerah Kintamani membuat suhu di Taro sangat sejuk dikala siang maupun malam hari, ini juga di dukung dengan pepohonan yang masih terjaga kelestariannya, karena disini masih banyak lahan yang di gunakan sebagai lahan pertanian. Dengan letak geografis yang mendukung, sekarang masyarakat Desa Taro sangat antusias untuk menjadikan wilayah ini menjadi desa wisata.

Selain kondisi alam yang masih harmonis, Desa Taro memiliki satu keunikan yang tak dimiliki desa lain di Bali yakni dengan adanya sapi putih/Lembu Putih yang dianggap keramat. Masyarakat Desa Taro, terutama warga Desa Pakraman Taro Kaja sangat meyakini kesucian hewan ini. Bahkan mereka tak berani memelihara secara pribadi apalagi membunuh hewan suci tersebut. Seandainya ada sapi putih yang lahir dari sapi peliharaannya, ketika mencapai umur enam (6) bulan pasti diserahkan pada Desa untuk merawat. Intinya sapi tersebut diperlakukan istimewa, demikian pula dengan keturunan sapi putih tersebut, meskipun lahir berwarna lain.

 

 

 

 

Bali merupakan suatu daerah tujuan pariwisata dunia. Bali memiliki banyak keunikan diantaranya keindahan alam atau wisata alam dan budaya. Wisatawan yang datang ke Bali kebanyakan mereka datang untuk mencari suatu ketenangan atau untuk melihat dan mempelajari budaya Bali yang unik.

Kabupaten Gianyar memiliki banyak objek wisata yang indah, baik bertemakan alam dan juga budaya. Selain Ubud, Tegallalang, Goa Gajah, Tampaksiring, kini Payangan dikembangkan menjadi sebuah Agrowisata yang bisa dinikmati oleh wisatawan salah satunya adalah Sekar Bumi Farm.

Pura sudah menjadi bagian dari objek wisata spiritual, salah satunya adalah Pura Gunung Kawi Sebatu, yang terletak di Banjar Sebatu, Desa Sebatu, Tegalalang, Gianyar, Bali. Pura yang memiliki lahan seluas sekitar 50 are ini sudah mulai dikunjungi wisatawan sejak tahun 1970-an. Masih di areal yang sama, terdapat dua pura lainnya yaitu Pura Pemaksan Pasek Gelgel dan Pura Beji. Untuk Pura Pemaksan Gelgel ini terletak di timur, yang disungsung Krama Pasek Gelgel yang ada di Desa Adat Sebatu, sedangkan Pura Beji untuk pertirtaan menjadi milik wilayah Desa Adat Telepud. Lokasi Desa yang berdekatan ini menjadikan Pura Gunung Kawi terletak di tengah-tengah dengan ukuran paling besar dibandingkan dua pura lainnya ini, sebagai tapal batas antara Desa Adat Sebatu dan Desa Adat Telepud. 

Serangkaian memperingati Hari Pariwisata Dunia, Semeton Jegeg Bagus Gianyar dengan dukungan dari Dinas Pariwisata Gianyar mengadakan kegiatan Generasi Cerdas Wisata yang bertemakan "Colours of Gianyar". Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 1 Tampaksiring pada hari Sabtu, 24 September 2016 dengan melibatkan para siswa/siswi untuk ikut serta dalam perlombaan.

Dengan mengangkat tema Colours Of Gianyar, dapat diterjemahkan bahwasannya segala aspek komponen yang selama ini menunjang pariwisata seperti kegiatan seni budaya, objek wisata dan berbagai kegiatan wisata ibaratnya merupakan warna-warna yang menghiasi daerah Kabupaten Gianyar yang dapat menggambarkan begitu kayanya Kabupaten Gianyar akan potensi dibidang pariwisata, sehingga mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung ke Gianyar. Aset Kabupaten Gianyar melalui pariwisata yang sangat potensial ini penting untuk dapat terus berlangsung serta berkembang sebagai salah satu motor penggerak perekonomian masyarakat. 

 

 

 

Seminar “Mengenal IT Lebih Jauh” diselenggarakan oleh jejaring Kelompok Sadar Wisata Provinsi Bali di Kantor Sekretariat Jejaring Nyuh Kuning pada Jumat, 23 September 2016. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Bali dengan narasumber Bapak Nur Hakim dari Team Ace Net yang dihadiri oleh Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota se-Bali, beberapa pelaku pariwisata dan siswa dari SMK se-Kecamatan Ubud.

Komunitas Budaya Yasa Putra Sedana yang beralamat di Banjar Pengaji, Payangan tetap eksis dalam melakukan pagelaran seni budaya dengan merencanakan pementasan yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2016. Selama ini  Komunitas Budaya Yasa Putra Sedana Sudah melakukan pertunjukan seni dan budaya secara regular dengan menggaet wisatawan dari Prancis. 

Page 4 of 14
In legends, Legong is the heavenly dance of divine nymphs. Of all classical Balinese dances, it...
What makes the Kecak special is that the accompanying music is provided by the human voice, the...
Sidakarya mask is part of the mask dance performances that accompanied the ceremony in Bali...
Barong is probably the most well known dance. It is also another story telling dance, narrating...

Photo Tour

photo_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tour

Contact us

 Gianyar Government Tourism Office

Jln. Ngurah Rai, Gianyar - Bali - Indonesia (0361) 943554 This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.