Leo Travel 2 - шаблон joomla Joomla
Pura Pegulingan is built in Caka year 1100 (1178 C) by King Masula Masuli. The location of the temple is in Basangambu Tampak Siring Gianyar regency. This
Located just 10 minutes outside of Ubud in Bali, Goa Gajah is a significant Hindu archaeological site. Goa Gajah is locally known as the Elephant Cave because of
Gunung Kawi Tampaksiring terletak di Banjar Penaka, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Candi Gunung Kawi merupakan situs arkeologi berupa candi yang dipahatkan pada dinding batu di
Tirta Empul is located in the upper course of pakerisan rive, Manukaya Vilage Tampaksiring Sub district Gianyar Regency.
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5

Pura Kebo Edan

Pura Kebo Edan terletak di Br. Intaran, Desa Pejeng, Tampaksiring, Gianyar yang dapat ditempuh kurang lebih sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Denpasar. Pura Kebo Edan dinilai dari aspek sejarah dimana nama pura dikaitkan dengan dua buah arca kerbau yang ada di pelataran pura, yang mana archa ini adalah simbol dari kendaraan / wahana Sang Hyang Siwa (salah satu Dewa Tri Murti yang berfungsi sebagai pelebur) yang dinamakan Nandini. Kebo ini kelihatan mau mengamuk dan marah ke arah archa Siwa Bhairawa, yang sedang melaksanakan ajaran Bhairawa dengan menempuh jalan Niwerti (memuaskan hawa nafsu) untuk mencapai tujuannya. 

 

 

 

Berdirinya Pura Kebo Edan diperkirakan sekitar tahun 1284 atau abad ke-13 masehi, berhubungan dengan masa kejayaan kerajaan Kediri di tanah Jawa, yang bertahta saat itu Prabu Kertanegara yang menganut ajaran Hindu Tantrayana. Beliau berhasil menaklukkan Bali, kemudian memerintahkan Kebo Parud untuk menjadi patih di Bali, yang sebagai juga wakil dari pemerintahannya, dengan membawa ajaran dengan aliran Hindu yaitu Siwa dan Bairawa, yang kemudian ajaran beliau ini dianut oleh masyarakat Bali, walaupun kedua ajaran ini termasuk berbeda tapi memiliki pemahaman sama dalam mencapai tujuan akhir hidup yaitu moksa dan di Pura Kebo Edan inilah kedua ajaran ini disatukan menjadi Siwa Bairawa.

Di Pura Kebo Edan juga terdapat sejumlah peninggalan sejarah Purbakala berupa arca-arca,  sedikitnya ada 55 buah arca yang diposisikan dibeberapa pelinggih, beberapa arca tersebut seperti;

  • Arca Bhairawa Siwa, dengan wajah seram, aneh dan sangat mistis, dengan bentuk tinggi besar sekitar 3.5 meter yang digambarkan menari di atas mayat manusia, yang melukiskan sosok Bhairawa yang cenderung mengikuti Indria/ nafsu untuk kepuasan duniawi
  • Arca Kerbau Berjongkok, seekor kerbau yang kelihatan garang dan beringas seperti kebo edan

 

 

 

Login to post comments
In legends, Legong is the heavenly dance of divine nymphs. Of all classical Balinese dances, it...
What makes the Kecak special is that the accompanying music is provided by the human voice, the...
Sidakarya mask is part of the mask dance performances that accompanied the ceremony in Bali...
Barong is probably the most well known dance. It is also another story telling dance, narrating...

Photo Tour

photo_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tour

Contact us

 Gianyar Government Tourism Office

Jln. Ngurah Rai, Gianyar - Bali - Indonesia (0361) 943554 Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.