Leo Travel 2 - шаблон joomla Joomla

Pura Pegulingan terletak di Desa Pekraman Basangambu, Desa Manukaya Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar. Pura Pegulingan sebagai Pura Dang Kahyangan adalah Pura Kahyangan Jagat yang merupakan tempat pemujaan bagi umat Hindu dan juga umat Budha. Hal itu didukung dengan adanya sejarah Pura dan peninggalan kepurbakalaan seperti Candi / Stupa yang akan disebutkan sebagai “Penejangan” atau “Padmasana Asta Dala” para ahli kepurbakalaan menyebut ‘Candi’. 

Serangkaian piodalan di Pura Duur Bingin, Banjar Tengah, Desa Tegallalang, masyarakat se-desa Tegallalang melaksanakan Tradisi Ngerebeg pada rahina Pegat Uakan Buda Kliwon Pahang (Rabu, 12 Oktober 2016). Tradisi yang unik ini diikuti oleh ratusan anak laki-laki yang mewarnai tubuh mereka dan membawa berbagai hiasan seperti pelepah busung (janur), pelepah jaka (aren), penjor, lelontek, kober dll.

Pariwisata di Kabupaten Gianyar tidak hanya menawarkan keindahan alam dan budayanya yang menawan dan menarik untuk dikunjungi, Kabupaten Gianyar juga memiliki tempat wisata alternatif bagi para wisatawan, Taman Nusa salah satunya. Taman Nusa merupakan taman wisata buatan yang edukatif yang memberikan pengetahuan menyeluruh tentang budaya dari berbagai etnis Indonesia dalam suasana alam Gianyar. Misi Taman Nusa adalah untuk menjadikan taman budaya sebagai sarana pelestarian, dan rekreasi bagi para pengunjung baik lokal maupun mancanegara untuk lebih memahami budaya Indonesia dengan cara yang menarik dan interaktif.

 

 

 

Pantai Lebih berada di selatan Kota Gianyar atau tepatnya di Desa Lebih, Kecamatan Gianyar yang jaraknya dari Kota Gianyar sekitar 7 km. Hamparan pasir di pantai Lebih yang hitam akan menyambut wisatawan yang berkunjung. Kealamian dan keasrian Pantai Lebih bisa membius wisatawan yang berkunjung. Suasananya yang aman, tentram, dan tenang membuat pantai ini dijadikan lokasi liburan bersama keluarga. Dari pantai Lebih wisatawan dapat melihat Pulau Lombok dan Pulau Nusa Penida.

 

 

 

Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar bekerjasama dengan Amarawati Art Community, Desa Pakraman Tengah/Kawan Tampaksiring serta dukungan penuh dari unsur Muspika Tampaksiring, akan menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pariwisata International Tahun 2016.

Berawal dari ide masyarakat untuk mengadakan suatu event di Tampaksiring, Pemerintah mengapresiasi keinginan masyarakat dan komunitas perupa Amarawati Art Comunnity Tampaksiring didalam menggali kembali peninggalan budaya yang pernah ada di Tampaksiring melalui bentuk Tampaksiring Heritage Festival yang bertemakan ‘One Day To Know Tampaksiring and Tampaksiring Ancestor Heritage’.

Festival ini akan diselenggarakan pada Sabtu, 8 Oktober 2016 yang bertempat di Wantilan Jaba Pura Dalem Agung Desa Pakraman Tengah Kawan Tampaksiring mulai dari pukul 07.30 Wita s/d selesai. Tujuan dari Festival ini untuk mempromosikan obyek wisata di aliran DAS Pekerisan dan Petanu, mempertahankan dan menggali potensi budaya daerah sebagai penunjang pariwisata Gianyar, memberikan motivasi, kesempatan dan ruang secara luas kepada masyarakat untuk menunjukan karya seni dan potensi dimiliki dan menunjukkan keanekaragaman potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Gianyar.

 

 

 

Di Desa Adat Batuan terdapat sebuah Pura Puseh yang sangat indah dan artistik. Pura yang berdiri megah disisi utara Desa Batuan secara Adminitratif terletak di Banjar Tengah, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Pura Puseh Desa Batuan selain memancarkan getaran spiritual yang tinggi juga memiliki perjalanan sejarah yang sangat panjang, dan didalamnya terdapat peninggalan purbakala berasal dari masa prasejarah. Datangnya pengaruh budaya Hindu ke Bali menjadikan batu-batu alam yang ada di pura ini sebagai tempat pemujaan, baik kepada nenek moyang maupun memuja Dewa-Dewa secara Agama Hindu.

Banyak bangunan cagar budaya yang ada di Bali, keberadaannya berkaitan erat dengan perjalanan sejarah dan tatanan kehidupan masyarakat Bali. Disebutkan dalam sebuah prasasti bahwa Pura Puseh Batuan dibangun sekitar tahun saka 944 (1020 M) pada jaman pemerintahan Raja Paduka Aji Sri Dharmawangsa Wardhana dari Dinasti Warmadewa. Sebuah peninggalan bangunan kuno dan masih lestari sampai sekarang ini, memiliki latar belakang sejarah sudah berumur hampir mencapai seribu tahun dan nilai artistik tinggi, getaran aura magis sangat terasa bagi orang-orang yang menekuni dunia spiritual dan hal-hal unik, ini semua membuat Pura Puseh ini menjadi Pura spesial bagi wisatawan, sehingga dijadikan objek wisata yang diminati oleh wisatawan dan sering dikunjungi dalam agenda tour di Bali.

Astra mengadakan program Astra Green Lifestyle yang merupakan salah satu bagian dari program tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup serta mendukung kampanye ramah lingkungan dengan kegiatan lomba lari 13 K dan 6 K yang disebut dengan Astra Green Run. Program ini diselenggarakan bertujuan untuk mengubah mindset dan mengajak masyarakat untuk lebih sadar dan memiliki gaya hidup yang berwawasan lingkungan. Lari diadakan pada Minggu, 2 Oktober 2016 diikuti oleh kurang lebih 750 pelari yang berasal dari 17 negara yaitu, Australia, Austria, Belgia, Kanada, Perancis, Jerman, Hungaria, Indonesia, Jepang, Kenya, Belanda, Filipina, Rusia, Singapura, Inggris, Amerika Serikat dan Vietnam.

Rute yang diambil dengan start dan finish di Wisata Lembu Putih melewati Br. Taro Kaja, Pakuseba dan Puakan Desa Taro Tegallalang. Tidak seperti lomba lari pada umumnya, para peserta AGR Bali melintasi rute yang tidak biasa, mereka akan melewati trek yang naik turun, mulai dari kontur aspal, jalan tanah hingga kerikil berpasir untuk menciptakan suasana seru dan menantang secara bersamaan. Yang lebih menarik lagi, Astra mengajak seluruh pelari untuk mencintai lingkungan, dengan cara setiap satu pelari mewakili satu pohon yang akan ditanam Astra.

 

 

 

 

Desa Taro adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Letaknya yang dekat dengan daerah Kintamani membuat suhu di Taro sangat sejuk dikala siang maupun malam hari, ini juga di dukung dengan pepohonan yang masih terjaga kelestariannya, karena disini masih banyak lahan yang di gunakan sebagai lahan pertanian. Dengan letak geografis yang mendukung, sekarang masyarakat Desa Taro sangat antusias untuk menjadikan wilayah ini menjadi desa wisata.

Selain kondisi alam yang masih harmonis, Desa Taro memiliki satu keunikan yang tak dimiliki desa lain di Bali yakni dengan adanya sapi putih/Lembu Putih yang dianggap keramat. Masyarakat Desa Taro, terutama warga Desa Pakraman Taro Kaja sangat meyakini kesucian hewan ini. Bahkan mereka tak berani memelihara secara pribadi apalagi membunuh hewan suci tersebut. Seandainya ada sapi putih yang lahir dari sapi peliharaannya, ketika mencapai umur enam (6) bulan pasti diserahkan pada Desa untuk merawat. Intinya sapi tersebut diperlakukan istimewa, demikian pula dengan keturunan sapi putih tersebut, meskipun lahir berwarna lain.

 

 

 

 

Bali merupakan suatu daerah tujuan pariwisata dunia. Bali memiliki banyak keunikan diantaranya keindahan alam atau wisata alam dan budaya. Wisatawan yang datang ke Bali kebanyakan mereka datang untuk mencari suatu ketenangan atau untuk melihat dan mempelajari budaya Bali yang unik.

Kabupaten Gianyar memiliki banyak objek wisata yang indah, baik bertemakan alam dan juga budaya. Selain Ubud, Tegallalang, Goa Gajah, Tampaksiring, kini Payangan dikembangkan menjadi sebuah Agrowisata yang bisa dinikmati oleh wisatawan salah satunya adalah Sekar Bumi Farm.

In legends, Legong is the heavenly dance of divine nymphs. Of all classical Balinese dances, it...
What makes the Kecak special is that the accompanying music is provided by the human voice, the...
Sidakarya mask is part of the mask dance performances that accompanied the ceremony in Bali...
Barong is probably the most well known dance. It is also another story telling dance, narrating...

Photo Tour

photo_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tourphoto_tour

Contact us

 Gianyar Government Tourism Office

Jln. Ngurah Rai, Gianyar - Bali - Indonesia (0361) 943554 Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.