Tirta Empul Temple

Br. Manukaya, Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali

Tirta Empul is located in the upper course of Pakerisan River, Manukaya Village, Tampaksiring Sub-District, Gianyar Regency. Tirta Empul is a bathing place (pertirtan) with abundant water sources where there is a temple called Pura Tirta Empul. In the west side of Tirta Empul temple there is a lush green hills adjacent to the National Palace of Tampaksiring which was bult during the goverment of President Sukarno era.

The history of Tirta Empul can be found as written in the inscription kept in Sakenan Temple, Manukaya Village using ancient Balinese letter dated to 960 AD where it is stated : “The King Indrajayasingha Warmadewa gave commandment to the people to repair or rebuild the existing water lines in Tirta Empul temple”. (Soekarto Atmojo K.et.al, 1977:14)

Archeological remains which are availabel in Tirta Empul temple are Lingga Yoni, Nandini and Lion Statues ( Arca Singa ) places in a Shrine. The statues embodying ancestor are stored in the main Shrine.

The water of Tirta Empul is closely related to Usana Bali where in ancient times, it was told that the army troop of God Indra wasn poisoned by Maya Denawa. It was then the Gods/God Indra created Yeh Empul as an antidote so it was told that all the armies of God Indra could return to live and continue the battle against Maya Denawa.

(Source script : Usana Bali)



__________



Tirta Empul terletak di hulu sungai Pakerisan, Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Tirta Empul adalah sebuah petirtan dengan sumber air yang melimpah dimana terdapat sebuah pura yang bernama Pura Tirta Empul. Disebelah barat Pura Tirta Empul terdapat perbukitan asri nan hijau yang merupakan perbatasan langsung dengan Istana Negara Tampaksiring yang dibangun pada era pemerintahan presiden Soekarno.

Sejarah Tirta Empul dapat diketahui sebagaimana tertulis pada Prasasti yang tersimpan di Pura Sakenan, Desa Manukaya yang menggunakan huruf berangka Bali kuno tahun 960 M dimana dinyatakan : ”Raja Indrajayasingha Warmadewa memberi titah kepada rakyat untuk memperbaiki atau menata kembali saluran air yang ada di Pura Tirta Empul”. (Soekarto K. Atmojo, dkk,1977:14). 

Ada 3 mata air yang besar yang ada di areal Pura Tirta Empul yakni: Tirta Surya, Tirta Bintang, Tirta Bulan yang keberadaannya menyemburkan air sepanjang waktu yang mengalir ke 33 pancoran, sebagaimana yang kita lihat sekarang. Semua air pancoran tersebut dipercaya oleh masyarakat Hindu untuk keperluan upacara keagamaan dan penyucian diri.

Peninggalan arkeologi yang ada di Pura Tirta Empul yakni Lingga Yoni, Archa Nandini dan Arca Singa yang ditempatkan di sebuah pelinggih. Arca perwujudan leluhur, disimpan di pelinggih utama. Air Tirta Empul sangat erat kaitannya dengan Usana Bali, dimana pada jaman dahulu kala diceritakan bala tentara Betara Indra diracun oleh Maya Denawa. Saat itulah para Dewa/ Bhatara Indra menciptakan Yeh Empul sebagai penawar racun sehingga diceritakan semua bala tentara Dewa Indra bisa kembali hidup dan melanjutkan peperangan melawan Maya Denawa.

(Sumber naskah: Usana Bali)

Foto

Video

Lokasi Maps

Events Lainnya

Berita Lainnya

Logo Logo Logo

Pemerintah Kabupaten Gianyar

Situs resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar

Situs Terkait

Logo
Website Gianyar

gianyarkab.go.id

Logo
Jegeg Bagus Gianyar

jegegbagusgianyar.or.id